Senin, 16 Januari 2012

Chip Online Indonesia

Chip Online Indonesia


Kendalikan Limit Pulsa dengan Pascabayar Indosat Mobile

Posted:


Jakarta, CHIP.co.id - Bagi pelanggan Indosat Mobile Pascabayar, kini Indosat meluncurkan layanan terbaru yang memberikan kemudahan dan kebebasan bagi pelanggan dalam mengatur biaya pemakaian bulanan pascabayar melalui fitur Limit Pemakaian dan Alarm Pemakaian. Selain itu, Indosat juga menghadirkan layanan info terkini terkait status sisa limit, tagihan terakhir, pemakaian berjalan, bonus dan benefit lainnya secara real time.

Fitur Limit merupakan fitur yang memudahkan pelanggan dalam mengatur biaya pemakaian bulanan agar tidak berlebih dengan menentukan sendiri limit pemakaian dari pilihan limit yang tersedia. Pelanggan cukup melakukan registrasi melalui SMS dengan cara ketik: LIMITNOMINAL LIMIT ke 888, misal ketik LIMIT 100000 kirim ke 888 (tarif Rp1000) atau melalui UMB dengan tekan *888*6*8#. Bilamana pemakaian mencapai 80% dari limit pemakaian, pelanggan akan menerima SMS notifikasi.

Saat limit tercapai, secara otomatis layanan Pascabayar akan terblokir. Namun pelanggan dapat tetap melakukan panggilan Telpon, SMS, internet dan layanan lainnya dengan melakukan isi ulang yang berfungsi sebagai penambah batas pemakaian (limit) dan sebagai pengurang tagihan.

”Hadirnya layanan info terkini untuk status balance semakin memudahkan pelanggan untuk memantau pemakaian secara efektif. Pelanggan juga tidak perlu merasa khawatir layanan Indosat Mobilenya terblokir karena pelanggan tetap dapat menikmati layanan Indosat Mobile dengan melakukan isi ulang menggunakan voucher elektronik (SEV,M-Tronik,atau ATM),” ujar Insan Prakasa, Group Head Segment Management Indosat.

Pelanggan juga dapat memanfaatkan fitur Alarm, fitur yang memungkinkan pelanggan menerima notifikasi SMS (alert/ reminder) jika pemakaian telah mencapai jumlah limit yang dapat dipilih sendiri oleh pelanggan. Untuk menikmati fitur ini, pelanggan dapat mengirimkan SMS dengan ketik: ALARMNOMINAL LIMIT ke 888. Dalam fitur Alarm, layanan pascabayar tidak akan terblokir. Misal, dengan ketik ALARM 100000 ke 888, bila pemakaian pulsa telah mencapai jumlah 100.000, pelanggan akan menerima notifikasi SMS bahwa pemakaian mencapai 100.000, dan pelanggan dapat terus menikmati layanan Indosat tanpa harus melakukan isi ulang.

Transcend Luncurkan Kartu Memori Copy Protection SD-microSD

Posted:

Jakarta, CHIP.co.id - Transcend Information, Inc. (Transcend), produsen perangkat multimedia dan media penyimpanan data, mengumumkan kehadiran kartu memori Copy Protection SD/microSD. Produk memori terbaru dari Transcend ini menggunakan partisi seperti CDROM dimana dapat menjamin keamanan data terhadap penyalinan yang tidak diijinkan, modifikasi ataupun penghapusan (12/1).

Fitur terbaru ini dapat menjamin proteksi terhadap media penting pada kartu memori Copy Protectio SD/microSD dimana file audio ataupun video yang tersimpan di dalam partisi, hanya dapat dibaca (read-only) seperti layaknya sebuah CD.

Dengan melakukan pengisian data ke kartu memori pada saat proses manufaktur, data terjamin tidak dapat disalin ataupun dihapus oleh pengguna. Hal ini menjauhkan data dari serangan perangkat cracking, terformat ulang dan tentunya terhindarkan dari serangan virus. Untuk kemudahan dalam penggunaan kartu memori Copy Protection SD/microSD yang sudah teruji kompatibilitasnya terhadap beberapa platform, produk ini juga tidak terpengaruh akan piranti lunak yang ada pada host ataupun pengaturan perangkat keras yang digunakan.

Kartu memori ini juga dapat diadaptasikan untuk memiliki sebagian ruang data yang diproteksi dan sebagian lagi yang bebas proteksi, sehingga mengizinkan pengguna untuk menyimpan dan memodifikasi data pada bagian yang tidak diproteksi.

Copy Protection SD card tersedia berdasarkan permintaan, yang hadir dengan pilihan kapasitas 2 GB hingga 64 GB. Sedangkan Copy Protection microSD card tersedia dalam kapasitas 2 GB hingga 16 GB.

XQD Kartu Memori Super Cepat

Posted:

CHIP.co.id - CompactFlash Association (CFA), awal Desember 2011 lalu telah mengumumkan spesifikasi format baru kartu memori dengan performa tinggi, XQD. Kartu ini menghadirkan kemampuan super cepat dan dengan performa tinggi, perekaman gambar digital.

Seperti dirilis Engadget.com, Sony di awal Januari 2012 pun segera meluncurkan kartu memori Sony XQD dengan 2 buah kapasitas simpan. QDH-16, dijual dengan harga 129,99 Dollar Amerika dan QDH-32 seharga 229,99 Dollar Amerika. Nikon D4 yang ditampilkan di CES 2012 lalu juga telah mampu menggunakan kartu memori baru ini.

Perangkat elektronik yang memiliki tanda ini berarti kompatibel menggunakan kartu memori XQD

Kartu memori XQD ini menurut riset Nikon, saat menggunakan Nikon D4 dapat merekam hingga 100 gambar format RAW pada continuous shooting mode. Spesifikasi XQD memang menjanjikan bagi para fotografer profesional yang membutuhkan kecepatan tinggi saat pemotretan. Kecepatan tulis aktual kartu XQD ini adalah 125 Mb per detik. XQD memiliki dimensi panjang 38.5 mm, lebar 29.8 mm dan ketebalan 3.8 mm. 

"Format XQD akan membawa evolusi pada perangkat keras dan aplikasi imaji serta memberikan pilihan baru pada para pemakai CompactFlash (CF) terutama para fotografer profesional, " kata Shigeto Kanda dari Canon, Ketua CFA.

 

aora 9, Saluran Hiburan Terbaru untuk Keluarga Indonesia

Posted:


Jakarta, CHIP.co.id - aora TV Satelit, layanan televisi satelit berjangkauan nasional, baru saja meluncurkan saluran hiburan terbarunya "aora 9". Saluran terbaru khusus milik aora ini hadir dengan serangkaian program pilihan yang menawarkan hiburan menarik, berkualitas, inspiratif, sekaligus sarat dengan nilai-nilai edukasi, pesan-pesan moral dan sosial, serta budaya lokal.

"Saluran aora 9 kami hadirkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang tidak sekedar menghibur, namun juga mampu menghadirkan nilai-nilai edukasi, sosial, dan inspirasi," ujar Guntur S. Siboro, Deputy President Director, aora TV Satelit.

Berbagai program khusus terbagi dalam berbagai genre akan ditayangkan melalui saluran ini, seperti: Film layar lebar, Film Televisi (FTV), musik spesial, informasi gaya hidup terkini, infotainment, drama seri, komedi situasi, animasi dan program anak-anak. 80% dari tayangan tersebut adalah program produksi lokal dan 20% lainnya merupakan program internasional.

Komposisi 80% program lokal dan 20% program internasional merupakan wujud dari komitmen aora dalam menghadirkan nilai-nilai budaya lokal melalui sajian siaran televisi yang menarik dan menghibur. Bentuk apreasiasi aora terhadap karya anak negeri juga diwujudkan dengan menampilkan film-film karya sineas muda Indonesia yang untuk pertama kali tayang dilayar kaca TV berlangganan di Indonesia. Tayangan-tayangan tersebut akan melengkapi tayangan menarik lainnya seperti film box office Asia dan program hiburan musik spesial.

Program acara seperti Camelia, 1 Kakak 7 Ponakan dan tentu saja Keluarga Cemara hadir kembali ketengah–tengah keluarga Indonesia, drama seri yang pernah mewarnai hari–hari keluarga Indonesia dengan memberikan nilai moral dan sosial di setiap ceritanya.

Film karya sineas muda Indonesia seperti Tarix Jabrix 3, Get Married 3,  Purple Love juga hadir untuk pertama kalinya di layar kaca, serta film Asia seperti 4Bhia dan The Hosts ditambah dengan  program hiburan lain seperti konser artis Indonesia. Tidak ketinggalan program acara anak yang juga menjadi salah satu unggulan dari saluran aora 9 seperti Super Gals dan Kampung Boy.

Rancangan program yang disuguhkan melalui saluran aora 9 kini dapat dinikmati oleh semua pelanggan aora mulai dari paket Cihuy ke atas. Bagi pelanggan paket Asyik yang ingin menikmati program-program dari saluran aora 9 tinggal menambah biaya berlangganan sebesar Rp.10.000/bulan. 

Hadirnya aora 9 dengan program-program hiburan yang sarat dengan nilai-nilai edukasi, budaya sekaligus inspirasi disambut baik oleh pakar komunikasi dari Universitas Indonesia, Ade Armando. “Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada aora TV Satelit dengan aora 9 nya yang berani memulai meningkatkan kualitas apresiasi pemirsa terhadap tayangan berkualitas dari pihak mereka. Selama ini masyarakat sering dijadikan alasan oleh produser film atau siaran televisi untuk menghadirkan karya-karya berkualitas rendah. Padahal selera masyarakat Indonesia terhadap tayangan berkualitas sejatinya telah terbukti tinggi. Lihat saja film-film yang saat ini menjadi box office, hampir semuanya karya film bermutu. Jadi tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda menyelenggarakan siaran berkualitas hanya karena meragukan tingkat apreasiasi masyarakat kita,” kata Ade Armando.

Hands-on: Olympus Pen E-PL3, Autofokus Makin Cepat

Posted:


CHIP.co.id - Olympus mulai memicu terjadinya trend kamera mirrorless dari tahun 2009 lewat Olympus Pen E-P1 yang menggunakan standar sensor micro-four-third. Sejak itu, produsen yang lain pun mulai mengikuti mengeluaran kamera dengan konsep serupa. Yang terbaru, sebagai salah satu pemain besar Nikon pun juga turut terjun di dalamnya. Secara tidak langsung, hal ini memberi indikasi kalau posisi dan kualitas kamera mirrorless mulai dilirik pasar serta diakui eksistensinya.

Namun bagaimanapun, keberanian Olympus menciptakan ceruk pasar baru tetaplah memiliki keuntungan tersendiri. Selain bisa menentukan trend, Olympus juga bisa bereaksi dengan cepat saat kompetitornya menciptakan kamera dengan teknologi yang lebih canggih dan menarik. Kelahiran E-P3 dan E-PL3 merupakan reaksi terbaik dari Olympus untuk terus memimpin di pasar ini.

Makin Cantik dan Ramping

Olympus Pen Lite E-PL3 yang baru saja sampai ke meja redaksi kami memang jawab­an yang tepat untuk memenuhi kebutuhan para penggemar fotografi yang memiliki mobilitas tinggi. Dibanding E-PL2, bodi kamera terbaru dari Olympus ini memang menjadi lebih ramping dan kecil. Saat dibawa ke lapangan, bodi E-PL3 dan tiga lensanya bisa kami bawa sekaligus hanya dengan menggunakan tas pinggang berukuran kecil. Kondisi seperti ini tidak mungkin dilakukan kalau kita membawa kamera DSLR. Sangat ringkas.

Supaya dimensi E-PL3 bisa mengecil, Olympus melakukan sejumlah penyesuaian pada rancangan kamera ini. Untuk membuat bodi­nya lebih ramping, built-in flash yang sebe­lumnya ada pada E-PL2 diganti dengan clip-on flash yang dapat di pasang-lepaskan pada hot-shoe kamera. Walaupun clip-on flashnya sudah disertakan pada paket penjualan, cara ini sedikit merepotkan.

Untuk membuat tingginya lebih pendek, layar LCD dengan format 4:3 pada E-PL2 diganti menjadi format 16:9 yang memanjang. Walaupun sama-sama berukuran 3,0 inci, format layar yang baru ini justru membuat tampilan preview gambar menjadi lebih kecil. Selain itu, ruang untuk tombol pengatur kamera di sisi kanan bodi menjadi lebih sempit. Akibatnya, ukuran tombolnya terpaksa diperkecil. Hal tersebut membuat tombol cross-menu  kurang nyaman digunakan. Supaya ibu jari lebih leluasa mengoperasikannya, sebaiknya tilt LCD E-PL3 ditarik dulu dari bodinya.

Dari sekian banyak tombol pengatur kamera yang ada pada E-PL2, yang dihilangkan hanya tombol untuk built-in flash saja. Selebih­nya, E-PL3 masih mengadopsi sistem pengoperasian yang sama. Hanya saja, sebagian besar tombol sekarang digeser di sebelah atas LCD. Dijamin, pengguna lama Olympus Pen E-PL2 bisa beradaptasi dengan cepat saat berpindah ke kamera baru yang mengguna­kan sensor micro-four-third ini.

Untuk bisa menggaet lebih banyak pengguna, Olympus mengubah perwajahan E-PL3 menjadi makin stylish. Tekstur seperti grip pegangan yang sebelumnya ada pada E-PL1 dan E-Pl2 dibuat rata. Dari depan, tampilannya makin sederhana. Pilihan konsep desain baru tersebut membuat kesan stylish E-PL3 makin kuat dan terlihat lebih cantik.

Feature Baru Olympus E-PL3

Belakangan ini, feature seperti swivel LCD menjadi salah satu poin yang sangat diperhitungkan oleh penggemar serius fotografi. Alasannya, kamera dengan feature ini menawarkan fleksibilitas pilihan sudut pemotretan yang tinggi. Hal inipun membuat Olympus menawarkan feature tilt LCD pada E-PL3. Feature ini memungkinkan layar LCD dirotasi secara vertikal. Sebelumnya, feature seperti ditemukan pada  Sony NEX-5. Walupun hanya bisa dirotasi sebesar 1350 secara vertikal saja, keberadaan feature ini membuat pemotretan yang dilakukan dari atas maupun bawah mudah dilakukan. Yang tidak kalah penting, materi untuk sumbu tilt LCD E-PL3 terbuat dari logam sehingga cukup kuat dan andal.

Layar LCD dengan teknologi HyperCrystal yang dipasang pada E-PL3 tetap mengunakan standar resolusi 460.000 Pixel. Ditambah de­ngan anti-reflective coating, LCD tersebut mampu mereproduksi gambar dengan cerah dan tajam.  Hanya saja, pilihan formatnya sekali lagi membuat tampilan gambar pada Olympus Pen E-PL3 menjadi lebih kecil.

Sama seperti E-P3 yang sampai di meja redaksi kami terlebih dahulu, feature baru yang paling menjanjikan dari E-PL3 adalah dipasangnya prosesor generesi TruePic VI dengan teknologi dual core. Dibanding E-PL2 yang masih menggunakan prosesor TruePic V, teknologi baru ini diklaim dapat mengangkat kecepatan E-PL3 secara signifikan.

Secara teknis, dengan kemampuan continuous drive 5,5 frame per detik kecepatan E-PL3 memang jauh meningkat dibanding pendahulunya. E-PL2 hanya memiliki kecepatan continuous drive 3,0 frame per detik. Namun dalam prakteknya, kecepatan kamera ini bekerja normal sebatas untuk mengambil sembilan gambar berformat JPEG secara kontinyu. Kalau merekam dalam format JPEG dan RAW sekaligus, kecepatannya normal sampai frame ke delapan.

Hasil Foto dengan Olympus E-PL3

Dengan prosesor yang sama, mengapa kecepatan continuous drive E-PL3 jauh tertinggal dibanding E-P3. Hal ini dikarenakan E-PL3 memiliki buffer yang lebih kecil dibanding E-P3. Walaupun dalam pengujian menggunakan kartu SDHC level 6, kamera ini masih menunjukkan recording time cukup lama.

Kalau berbicara lebih jauh tentang kecepat­an kamera, Olympus patut diacungi jempol karena berhasil melakukan perbaikan pada sistem autofokusnya. Kombinasi teknologi Contrast Detection AF yang tersebar dalam 35-area multiple AF telah menjadikan kecepat­an autofokus E-PL3 begitu mengesankan. Permasalahan lambatnya autofokus yang sebelumnya menjadi problem serius di E-PL2 tidak lagi terjadi pada kamera baru ini. Saat diuji dengan lensa M. Zuiko Digital 14-42 mm f/3.5-5.6, M. Zuiko 45 mm f/1.8, dan M Zuiko 40-150 mm f/4-5.6, kecepatan autofokus E-PL3 mampu bekerja secara konsisten.

Dengan autofokus yang cepat, baik saat dipakai di dalam maupun di luar ruangan, E-PL3 termasuk mengesankan saat digunakan untuk melakukan dokumentasi sehari-hari. Namun saat dipakai untuk memotret aksi berkecepatan tinggi dengan mode continuous drive, recording time-nya menjadikan kamera ini terasa kurang nyaman. Kalau Anda memang sangat menyukai foto-foto aksi, sebaik­nya tetap menggunakan E-P3.

Karena E-PL3 dirancang makin stylish, kamera ini tentunya juga ingin menyasar pengguna pemula. Karena itu, Olympus tetap menyertakan sejumlah feature cerdas yang menjadikan pemakaian kamera ini menjadi semakin mudah. Teknologi intelligent Auto, Face Detection, dan AF-tracking pada E-PL3 menjadi feature-feature yang tidak kalah mengesankan. Secara umum, pemotretan yang dilakukan dengan mode intelligent Auto (iA) menghasilkan gambar dengan pencaha­yaan yang nyaris sempurna. Saking sensitifnya, sensor Face Detection pada E-PL3 dapat me­ngenali wajah arca Wisnu yang ada di Monumen Nasional dengan cepat dan akurat.

Hasil Foto dengan Olympus E-PL3

Kualitas Gambar Sempurna

Walaupun masih menggunakan sensor 12,3 Megapixel yang sama, perubahan prosesor ke TruePic VI telah berimbas sangat positif pada performa gambar E-PL3. Dikombinasikan de­ngan lensa M. Zuiko Digital, gambar yang dihasilkan memiliki tingkat ketajaman yang tinggi.  Termasuk dengan lensa 14-42 mm f/3.5-5.6 yang menjadi kit kamera ini.

Kinerja terbaik prosesor TruePic VI dengan teknologi dual core pada E-PL3 terdapat pada kemampuan kamera ini dalam hal mereduksi noise gambar. Patut diakui, dengan sensor micro-four-third yang ukurannya lebih besar dibanding sensor kamera compact tapi masih lebih kecil dari sensor APS-C, noise yang muncul dari kamera ini sangat rendah.

Saat kami mengujinya, noise sama sekali belum muncul sampai di ISO 800. Di ISO 1600, noise gambarnya masih bisa dibilang minim. Secara kasat mata, sedikit noise baru kelihatan di ISO 3200. Di ISO 4000 dan ISO 6400 pun noise yang muncul masih rendah. Gambar yang diambil dengan ISO setinggi inipun masih memiliki ketajaman gambar yang baik. Performa ini bisa dibilang sangat hebat.
Pengaruh lain digunakannya prosesor TruePic VI, E-PL3 mampu menghasilkan detail gambar yang  sangat baik. Saat digunakan untuk merekam objek berkontras tinggi, kamera ini memiliki dynamic range yang makin luas.

Lalu bagaimana dengan kemampuan kamera ini dalam mereproduksi warna? Bagaimanapun, sekarang ini foto lebih ba­nyak direkam dalam tampilan berwarna. Saat digunakan di bawah lampu pijar (incandescent), hasil dari auto white balance kamera ini terkadang terlalu kuning. Untuk mendapatkan warna yang lebih sesuai saat memotret di bawah lampu pijar, disarankan untuk memotret dalam format RAW. Namun secara umum,  saat digunakan di siang hari di luar ruangan E-PL3 dapat menghasilkan gambar dengan karakter warna yang sangat natural, mendekati warna aslinya.

 

Penulis: Sri Sadono, CFVD

Sumber: CHIP Foto Video Digital 11/2011

Minggu, 15 Januari 2012

Chip Online Indonesia

Chip Online Indonesia


SIGMA Community Challenge

Posted:



Jakarta, CHIP.co.id - Untuk Anda para fotografer, kali ini hadir sebuah kompetisi untuk para komunitas foto dengan acara SIGMA Community Challenge. Kompetisi kali ini mencakup wilayah Jakarta sekitarnya yang akan memberikan toal hadiah sebesar 15 juta rupiah (10/1).

Info

  • Kompetisi berlaku untuk komunitas foto.
  • Setiap komunitas dapat mengirimkan 5 representatif.
  • Total akan diambil sebanyak 10 finalis.
  • Kompetisi dilakukan pada tanggal 26 Febuari 2012.
  • Pemenang akan diumumkan di acara Focus Exhibition 2012.

Peraturan

  • Setiap komunitas yang ingin menyelesaikan kompetisi, setidaknya memiliki 100 member di jejaring sosial Facebook.
  • Kompetisi akan menggunakan lensa sigma dan lighthing dari Jinbei.
  • Setiap komunitas harus menyerahkan proposalnya ke SIGMA, dan akan menjelaskan mengenai konsep tersebut yang diajukan. Komunitas juga akan memaparkan mengenai skenario, lensa sigma yang digunakan, serta  posisi lighting yang akan digunakan. Akan dipilih sebanyak 20 konsep terbaik.
  • 20 Konsep semifinal akan dipublis di Facebook, dan 10 konsep Likes terbanyak akan diambil masuk sebagai finalis.
  • Pada acara final, 10 komunitas akan mengimplementasikan imaginasi akan konsep tersebut ke dalam hasil foto.

Proposal Konsep

Setiap komunitas harus menyerahkan konsep yang berisi:

  • Profil komunitas.
  • Orientasi atau jenis foto.
  • Tema.
  • Penggunaan ligthing dan aksesoris dengan skema dimana minimal menggunakan 3 spot lighting
  • Varian lensa sigma yang akan digunakan.
  • Testimonial mengenai lensa sigma.

Hadiah

  • Juara 1: Rp 7.000.000,-
  • Juara 2: Rp 5.000.000,-
  • Juara 3: Rp 3.000.000,-

Juri

Jadwal Acara

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi di jejaring sosial Facebook SigmaIndonesia atau Twitter @SigmaPhotoInd.

Selamat Berkompetisi!

Sabtu, 14 Januari 2012

Chip Online Indonesia

Chip Online Indonesia


Brother Hadirkan 3 Seri Printer Warna MFC dan Aplikasi Augmented Reality

Posted:



Jakarta, CHIP.co.id - Setelah pada bulan Oktober 2011, Brother menghadirkan jajaran printer hitam putihnya, kali ini Brother kembali hadir dengan 3 printer terbarunya dengan berbagai fitur menarik. Jajaran printer Brother kali ini menghadirkan seri printer warna inkjet Multi-Function Centre (MFC) DCP-J725DW, MFC-J430W, dan MFC-J625DW. Peluncuran 3 printer warna MFC Brother yang mengambil tempat di Hotel Shangri-La, Jakarta juga menghadirkan aplikasi Augmented Reality (AR) dan aplikasi iPrint & Scan (9/1).

Yuichi Suzuki selaku President Director, PT Brother International Sales Indonesia membuka acara dengan memaparkan berbagai fitur yang dimiliki dari jajaran printer warna Brother. Yuichi mengatakan,"Brother tidak hanya menghadirkan printer untuk penggunaan di lingkungan kantor, namun juga hadir dengan harga yang terjangkau. Printer Brother hadir dengan pilihan penggunaan di lingkungan rumah, kantor kecil dan besar. Inovasi Brother kali ini meluncurkan printer dengan kemampuan cetak besar, namun dengan harga tinta yang sangat terjangkau untuk penggunanya."

Deny Santosa selaku Sales dan Marketing Manager, PT Brother International Sales Indonesia memaparkan penggunaan printer Brother dengan kemampuannya mencetak hingga 600 halaman per cartridge.

Tiga seri printer warna inkjet MFC memiliki kemudahan penggunaan dengan fungsi print, scan, fax, dan copy. Fitur utama yang dimiliki ketiga printer Brother ini seperti kecepatan cetak tinggi, kemudahan cetak melalui perangkat mobile, dan tentunya harga tinta yang terjangkau.

Printer DCP-J725DW memberikan kemudahan print, scan dan copy, serta pencetakan cepat pada 2 sisi kertas sekaligus (duplex). Printer ini juga memiliki port usb pada sisi depan yang dapat dihubungkan dengan perangkat lain, serta terdapat card reader untuk pencetakan dari kamera digital dimana pengguna dapat memilih dengan mudah foto yang akan dicetak melalui layar berukuran 1,9 inci dengan kemudahan LCD layar sentuh. Mampu mencetak hingga resolusi 1200 x 1600 dpi, dengan kecepatan hingga 35 ppm untuk mono, dan 27 ppm untuk warna. Printer ini memiliki memori sebesar 64 MB yang dapat dihubungkan melalui WiFi.

Sedangkan MFC-J430W, dan MFC-J625DW dengan fitur print, scan, copy dan fax tentunya sangat cocok untuk penggunaan di perkantoran. Printer MFC-J430W memberikan kemudahan dengan layar sentuh LCD 1,9 inci serta berkapasitas memori 40 MB. Memiliki kecepatan cetak hingga 33 ppm untuk mono dan 26 ppm untuk warna.

Printer MFC-J625DW hadir dengan fitur yang serupa, namun berkapitas memori 64 MB dengan kecepatan cetak hingga 35 ppm untuk mono dan 27 ppm untuk warna. Printer ini juga hadir dengan port usb di sisi depan dengan card reader, serta kemudahan cetak duplex. Ketiga printer terbaru Brother ini juga dapat melakukan scan hingga 1200 x 2400 dpi.

Hadir pada kesempatan ini Tan Jin Jun selaku Assitant Marketing Communications Manager, PT Brother International Singapura yang memaparkan dan melakukan demo seputar AR serta fitur iPrint & Scan. Pengguna yang ingin menggunakan dan membeli printer Brother dapat mengunduh aplikasi AR untuk perangkat Apple dan Android. Pengguna hanya memerlukan sebuah brosur dari ketiga printer terbaru ini untuk melihat secara 3 dimensi akan bentuk, ukuran, dan dapat melakukan uji coba akan fitur utama dari printer ini.

Tan Jin Jun juga mendemokan mengenai penggunaan aplikasi iPrint & Scan melalui perangkat Apple, dimana pengguna dapat melakukan cetak dari perangkat ke printer Brother melalui WiFi, ataupun melakukan scan dari printer tersebut yang dapat disimpan dengan mudah dan cepat ke perangkat Apple ini. Anda dapat mengunduhnya di Apps Store untuk perangkat Apple, serta di Market untuk perangkat Android.

Ketiga printer terbaru Brother hadir dengan masing-masing DCP-J725DW harga Rp 1.590.000, MFC-J430W harga Rp 1.390.000, dan MFC-J625DW dengan harga Rp 1.790.000. Sedangkan penggunaan 4 tinta  cartridge pada setiap printer tersebut dengan model LC-400 BK, LC-400 C, LC-400 M, dan LC-400 Y hadir dengan harga masing-masing Rp 75.000,- dimana setiap cartridgenya mampu mencetak sebanyak 600 halaman yang tentunya sangat terjangkau untuk penggunanya.

A.C. Ryan Veolo, Smart Hub untuk Smartphone Android

Posted:

Jakarta, CHIP.co.id - Smartphone atau tablet Android dapat menjadi teman ber-multimedia yang menyenangkan, Kekurangannya, device Android tidak dioptimalisasi untuk viewing atau menonton film di perangkat display berukuran besar. A.C. Ryan Veolo Smart Android Hub, perangkat multimedia player berbasis Android yang siap menemani Anda ber-multimedia dan menjelajah internet di layar Televisi Anda.

Ukuran A.C. Ryan terbilang kecil karena ukurannya hanya 150 mm x 114 mm x 36 mm, sementara berat bobot beratnya 390 gram. Dengan ukuran sekecil itu, Veolo dapat dengan mudah disimpan atau disembunyikan di balik layar Televisi atau dibelakang alat lainnya.

A.C. Ryan Veolo tampak sederhana, dengan desain minimalis dan bentuk tubuh yang melengkung dengan warna hitam mengilap.

Di bagian samping kiri A.C. Ryan Veolo terdapat port USB yang digunakan untuk menghubungkan storage media seperti flashdrive/hard drive eksternal dan slot card reader.

A.C. Ryan Veolo pada bagian belakang Anda dapat menemukan port input daya, port composite audio output (RCA), konektor display (HDMI), port LAN, port USB Host tambahan, dan port Optical.

Layaknya seperti perangkat multimedia player lainnya, A.C. Ryan Veolo juga dilengkapi dengan remote control. Bedanya, unit remote “3-in-1” pada Veolo memiliki dua sisi, salah satunya memuat deretan tombol keyboard QWERTY untuk keperluan mengetik alamat website dan lain-lain. Di sisi lainnya terdapat rangkaian tombol power, multimedia, tombol navigasi 4-arah, dan dua tombol “swipe” yang berguna untuk melakukan swiping gesture dalam interface OS Android.

Uniknya, remote control Veolo juga dilengkapi dengan motion/ gyrosensor dan digunakan untuk mengontrol pergerakan kursor di layar. Alhasil, menggunakan Veolo terasa seperti bermain game pada salah satu console game yang juga menggunakan controller ber-motion sensor.

Veolo Smart Android Hub ini menggunakan interface penghubung HDMI 1.3 dengan perangkat Android yang dilapisi emas dan kabelnya menggunakan kabel yang dikepang berukuran besar untuk menambah kualitas dan ketahanan produk.

Selain unit multimedia player dan remote, A.C. Ryan dan kabel HDMI 1.3 juga menyertakan perlengkapan lain dalam kemasan Veolo. Terdapat quick guide, adaptor, dan petunjuk pairing remote.

Tablet Windows 8 Razer Project Fiona Jadi Favorit

Posted:

CHIP.co.id -  Di CES 2012, Razer hadirkan Project Fiona, sebuah Tablet PC yang menggunakan sistem operasi Windows 8. Produk yang masih berupa konsep desain dan sedang dikembangkan ini bernama Project Fiona Gaming Tablet. Produk ini diciptakan khusus untuk para penggemar PC gaming.

Tablet Razer di CES 2012 menjadi favorit pilihan pengunjung di acara tersebut dan mendapat penghargaan dari CNET sebagai People's Choice CES 2012. Tablet ini akan dapat memainkan semua game yang selama ini hanya dapat dimainkan di PC. Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, Razer merancang satu penataan kendali yang unik khusus untuk Project Fiona, mengembangkan kendali dual game terintegrasi dengan presisi ultra stik analog, 3-axis gyro, magnetometer dan akselerometer.

Tablet Razer ini akan memiliki layar multi sentuh sehingga dapat menghadirkan pengalaman intens saat bermain game. Razer bekerjasama dengan Intel dalam mengembangkan tablet ini memasang prosesor generasi ketiga, IvyBridge, Intel Core i7. Selain itu tablet ini dipasang solid-state drive (SSD), memiliki layar 10,1 inci, 1280 x 800 pixel, Dolby 7.0 surround sound, WiFi 802.11 b/g/n dan Bluetooth 3.0. Sampai saat ini belum dipastikan apakah Razer akan memasang chip kartu grafis dari AMD atau Nvidia

Menurut Razer, nantinya produk ini dapat memberikan peluang kepada para developer untuk mengembangkan permainan baru dengan berbagai pengalaman unik.

 

Jumat, 13 Januari 2012

Chip Online Indonesia

Chip Online Indonesia


Televisi OLED 55 inci LG Curi Perhatian di CES 2012

Posted:

Sumber foto: cesweb.org/news

CHIP.co.id - LG berhasil curi perhatian pada kesempatan tradeshow terbesar di bidang produk elektronik, CES 2012, dengan menampilkan televisi OLED (Organic Light-Emitting Diode) berukuran layar 55 inci 55EM9800 dan televisi 3D UD (Ultra Definition) berukuran 84 inci. CNET pun mempersembahkan penghargaan kepada LG sebagai Best Show of CES 2012, di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.

Sumber foto: lgnewsroom.com/ces2012

LG dengan televisi OLED 55 inci menjadi perhatian selama pameran CES 2012. Perbedaan yang ditampilkan oleh televisi OLED LG adalah 4 pixel warna pada televisi tersebut. LG menambahkan pixel putih selain pixel merah, hijau, biru (RGB: Red, Green, Blue) yang saat ini juga terdapat pada televisi OLED merek lain. Pixel putih tersebut, menurut LG menambah kecerahan gambar.

Meski pada tahun ini televisi OLED akan masih berharga tinggi, namun menurut LG seperti dikutip dari situs CNET.com, di tahun 2016, televisi OLED akan memiliki harga yang sama bahkan lebih murah dari televisi LCD. Masih di situs yang sama, dikabarkan televisi OLED berukuran layar 15 inci sejak Desember 2011 telah beredar di Korea.

Televisi OLED 55 inci dari LG bisa dikatakan menjadi televisi OLED berukuran layar terbesar pertama di dunia, namun pesaingnya, Samsung juga dikabarkan telah mengeluarkan televisi OLED berukuran sama. LG bukan yang pertama mengeluarkan televisi OLED. Sony, di Inggris tahun 2008  telah meluncurkan televisi OLED pertama di dunia, XEL 1, namun hingga kini harganya masih dikisaran 1000 poundsterling. 

LG mengatakan akan memasarkan produk televisi OLED 55EM9600 di Amerika Serikat dan akan diluncurkan pada September 2012.

 

Media Penyimpanan Personal Cloud dari My Book Live Duo

Posted:



Jakarta, CHIP.co.id - Western Digital mengumumkan kehadiran media penyimpanan personal cloud dengan dua drive yaitu My Book Live Duo. Perangkat terbaru dari WD ini menggabungkan fungsi penyimpanan bersama dengan akses jarak jauh dengan fitur backup penyimpanan ganda atau sistem dual-drive dengan teknologi Redundant Array of Independent Disks (RAID) dengan kapasitas yang lebih tinggi.

My Book Live Duo merupakan media penyimpanan yang kompatibel dengan sistem operasi Mac dan PC, yang secara terus menerus menyimpan salinan kedua setiap file untuk backup data secara real-time dalam mode RAID 1.

Dalam mode spanning, sistem dengan dua drive pada My Book Live Duo menggabungkan kedua drive menjadi satu volume besar yang berperan sebagai satu drive dengan kapasitas penyimpanan maksimal. Perangkat ini menggunakan prosesor 800 MHz yang hadir dengan fitur personal cloud untuk memberikan kecepatan baca lebih cepat dibandingkan dengan drive USB 2.0 tradisional.

Serupa dengan penggunaan pada WD My Book Live yang telah diluncurkan pada bukan Oktober 2011, My Book Live Duo saat terhubung dengan jaringan rumah akan dapat menciptakan sistem penyimpanan bersama yang dapat diakses dari mana saja. Akses jarak jauh pada My Book Live dan My Book Live Duo sekarang tersedia di komputer manapun melalui situs www.WD2go.com dan dengan WD mobile apps untuk penggunaan pada perangkat iPad, iPhone, iPod touch serta ponsel pintar dan tablet Android.

My Book Live Duo juga dapat digunakan sebagai media penyimpanan film, foto, dan musik ke perangkat multimedia dengan sertifikasi DLNA seperti WD TV Live streaming media player, Blu-ray Disc player, Smart TV, ataupun perangkat konsol seperti Playstation 3 dan Xbox 360.

My Book Live Duo hadir dengan 2 kapasitas yaitu 4 TB dengan harga USD 399 dan 6 TB dengan harga USD 469.

Kamis, 12 Januari 2012

Chip Online Indonesia

Chip Online Indonesia


Persahabatan dan Kebersamaan Dunia Virtual di Rumah Bintang

Posted:



Jakarta, CHIP.co.id - Jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter di era teknologi digital mampu menghubungkan pengguna satu dengan lainnya dengan cepat dan mudah, kali ini hadir jejaring sosial dalam bentuk dunia virtual menarik dan interaktif. Brand Bintang dalam usianya yang mencapai 80 tahun meluncurkan situs Rumah Bintang yang merupakan rumah virtual dari kreatifitas digital yang mampu menghadirkan persahabatan dan kebersamaan di era dunia digital di Indonesia (11/1).

Rumah Bintang menghadirkan rumah virtual yang mampu mempertemukan, mengumpulkan, beraktivitas dan hang-out dengan sesama pengguna dunia maya. Rumah Bintang hadir dengan nuansa menarik yang didominasi dengan warna merah, mampu menghadirkan ruangan virtual yang dapat didesain sesuka hati penggunanya dan dapat dinikmati bersama rekan dan kerabat dekat.

Toni Darusman selaku Direktur Marketing PT Multi Bintang Indonesia mengatakan,"Bintang selalu mengusung persabahatan dan kebersamaan dalam setiap aktivitas dan kegiatannya. Pada tahun ini kami memperkenalkan rumahbintang.com dari Brand Bintang pada usianya yang ke genap berumur 80 tahun, menghadirkan landasan digital dalam format kebersamaan."

Mendampingi Toni Darusman pada acara peluncuran yang mangambil tempat di X2 Plasa Senayan Jakarta, hadir pula pada acara ini Fahmi Rajendra selaku Brand Manager Bintang dan Daniel Tumiwa dari Digital Ekspert.

Persahabatan dan kebersamaan dapat dengan mudah dilakukan dengan mengakses situs rumahbintang.com dan para Sobat Bintang dapat memilih untuk menjadi tuan rumah (host) ataupun teman (housemate). Jika memilih sebagai tuan rumah, maka Sobat Bintang harus memilih sebuah rumah dan menyediakan berbagai atribut menarik seperti bar, sofa, meja bilyar, hingga kolam renang agar dapat memberikan kenyamanan kepada Sobat Bintang lainnya.

Setelah Rumah Bintang selesai didesain dengan nuansa menarik, maka Sobat Bintang dapat mengundang Sobat Bintang lainnya dengan mengadakan berbagai acara menarik seperti pesta topeng, pesta di kolam renang, pesta ulang tahun, dan masih banyak lagi.

Setiap Rumah Bintang yang mampu menghadirkan acara menarik, maka akan mendapatkan poin, dimana poin dapat dikumpukan dari poin Bintang dan poin Kebersamaan. Rumah Bintang yang memiliki poin kebersamaan paling tinggi, maka tuan rumah dan teman akan dapat merebut berbagai hadiah ratusan juta dari Bintang.

Para Sobat Bintang juga dapat memilih karakter dalam bentuk avatar sesuai dengan kepribadiannya masing-masing. Tersedia sebanyak 10 avatar dengan karakter berbeda-beda, namun tetap memiliki satu kesamaan yaitu suka berkumpul bersama dan hang-out. Sepuluh avatar tersebut hadir dengan pilihan karakter unik dan menarik, seperti Rico, Andre, Ivan, Sinta, Tommy, Lisa, Aryo, Kevin, Boy dan Debby.

Untuk Anda yang gemar bermain di dunia maya, sepertinya kehadiran Rumah Bintang ini tentu akan menambah semaraknya kebersamaan Anda bersama teman-teman, bahkan dengan semakin eratnya hubungan pertemanan Anda di Rumah Bintang, Anda juga akan memperoleh berbagai hadiah menarik.

Selamat berkumpul bersama Sobat Bintang di Rumah Bintang!

Iomega Umumkan Kehadiran EZ Media dan Backup Center

Posted:



Las Vegas, Amerika, CHIP.co.id - Iomega mengumumkan hadirnya perangkat penyimpan data EZ Media dan Backup Center yang tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan foto dan video, namun sesuai namanya, perangkat ini memberikan kemudahan untuk berbagi dengan teman ataupun kerabat dekat (9/1).

Perangkat Iomega terbaru ini hadir kemudahan untuk penggunanya, tanpa memerlukan CD instalasi, sudah dapat mendukung baik Time Machine dan BitTorrent. Media penyimpanan ini telah terintegrasi dengan server iTunes dan DLNA bersertifikat dimana pengguna dapat melakukan streaming konten ke TV ataupun konsol game seperti Xbox 360 ataupun Playstation 3, juga perangkat lainnya.

EZ Media dan Backup Center dapat memberikan kemudahan dalam pengaturan foto, dengan menggunakan folder aktif dan secara otomatis dapat melakukan resize foto dan menambahkan watermark, tentunya tetap menjaga foto original. Pengguna dapat secara otomatis juga melakukan posting file ke jejaring sosial seperti Facebook, YouTube, dan Flickr, serta berbagi foto melalui email ke teman ataupun kerabat yang diinginkan.

Dengan menggunakan Iomega Personal Cloud, pengguna tentunya dapat mengakses file dari manapun melalui web browser. Iomega EZ Backup dan Media Center akan hadir pada bulan Febuari mendatang dengan 3 kapasitas yaitu model 1 TB dengan harga $219, model 2 TB dengan harga $299 dan model 3 TB dengan kisaran harga $399 yang bergaransi 3 tahun.

Sapphire Radeon HD7970, Graphics Card Berbasis GCN 28nm GPU Architecture

Posted:

Jakarta, CHIP.co.id - Sapphire Radeon HD7970 didasarkan pada chip standar paling canggih dari AMD, yang merupakan pengenalan performa terkuat dari graphics dan memiliki performa luar biasa. Sapphire Radeon HD7970 ini merupakan graphics card pertama di dunia grafis yang diusungkan dengan arsitektur berbasis GCN 28nm GPU Architecture, tetapi juga yang pertama mendukung chip grafis DX11.1. Selain itu juga memiliki dukungan untuk PCI-E 3.0 Interface dan 3W ultra-rendah konsumsi daya.

Chip GPU pada Sapphire Radeon HD 7970 ini dilengkapi 2048 buah Stream Processor. Untuk urusan memori, AMD melengkapi graphics card ini dengan 3GB memori tipe GDDR5 dengan ukuran bandwidth memory sebesar 384-bit. Clock GPU yang digunakan AMD HD 7970 adalah sebesar 925 MHz dan clock memori sebesar 5500 MHz.

Sapphire Radeon HD7970 ini hadir dengan desain reference dari AMD yang dikolaborasikan warna hitam hampir pada keseluruhan bodi dan warna merah pada beberapa bagiannya.

Sapphire Radeon HD7970 memiliki berat 1020 gram dengan dimesi 275 mm x 115 mm x 36 mm. Logo Radeon pada bagian depan dan sisi bagian atas dapat ditemukan pada graphics card ini.

Output pada Sapphire Radeon HD7970 dapat Anda temukan pada sisi bagian kiri yang terdapat 2 buah port mini DP output, sebuah DVI output, dan sebuah HDMI output

AMD juga sudah mempersiapkan kipas pendingin reference-nya pada Sapphire Radeon HD7970 ini dengan pendingin yang sudah ditingkatkan kemampuan pendinginnya. Anda dapat menemukan logo bertuliskan “RADEON GRAPHICS AMD” pada kipas pendinginnya.

Paket Penjualan:

1 x CrossFire™ Bridge Interconnect Cable

1 x 8 PIN to 4 PIN Power Cable

1 x Mini Display Port to HDMI dongle

1 x Mini DP to SL-DVI Passive dongle

1 x 6 PIN to 4 PIN Power Cable

1 x HDMI to SL-DVI Adapter

1 x HDMI 1.4a high speed 1.8 meter cable

1 x Mini Display Port to SL-DVI Active dongle

1 x User Guide

1 x Warranty Card

1 x CD Driver

Hands-on: Sony NEX-C3, Kualitas Papan Atas

Posted:


CHIP.co.id - Tahun lalu, Sony sempat berhasil menjadi buah bibir di kalangan pecinta fotografi karena menciptakan kamera mirrorless seri NEX-5 dan NEX-3 dengan performa memukau. Kamera yang dibangun dengan menggunakan standar sensor berukuran 23,4 x 15,6 mm tersebut mampu menghasilkan gambar dengan kualitas yang nyaris sempurna dan kecepatan autofokus yang meyakinkan. Sekarang, pengalaman tersebut digunakan sebagai fondasi untuk mengembangkan Sony NEX-C3. Kamera terbaru mereka yang baru saja diluncurkan.

Kamera high-end berdimensi kecil. Kesan ini melekat kuat begitu kami menerima NEX-C3 yang ditawarkan dalam pilihan warna hitam, silver, dan pink ini. Saking kecilnya, bodinya  hampir sama dengan bodi kamera compact kelas travel zoom atau prosumer. Saat dipasangkan dengan lensa Sony E 16 mm f/2.8, kamera ini bisa disimpan di tas tangan dengan mudah. Sejauh ini, NEX-C3 menjadi kamera bersensor APS-C terkecil yang dapat dilepas-tukarkan lensanya. Ini menjadi daya tarik yang kuat karena kamera ini menjadi semakin mudah dibawa.

Walaupun memiliki jeda hampir sekitar satu tahun dibanding pendahulunya, secara teknis NEX-C3 tidak menawarkan banyak perubahan pada feature-featurenya. Selain rancangannya menjadi lebih kecil, perubahan yang paling cepat diketahui pada kamera ini terletak pada peningkatan resolusinya. Kalau NEX-3 memiliki resolusi efektif 14,2 Megapi­xel, NEX-C3 naik sedikit menjadi 16,2 Megapixel. Kenaikan resolusi ini sangat logis karena potensi sensornya yang berukuran besar. Pendekatan seperti ini juga dilakukan Samsung lewat NX200 yang memiliki resolusi hingga 20,3 Megapixel.

Patut dipertanyakan, apakah meningkatnya resolusi juga diimbangi dengan peningkatan kualitas gambar? Dalam hal ini, pendahulu NEX-C3 bisa menjadi pembandingnya.  Pe­ngalaman yang kami dapatkan di lapangan selama memakai kamera ini akan menjawab rasa penasaran tersebut.

Gambar tetap Berkualitas

Selama hampir satu minggu memegang NEX-C3, bisa dibilang cuaca Jakarta lagi kurang bersahabat. Sore hari lebih sering berawan dan bahkan hujan. Kondisi tersebut membuat kami hanya bisa keluar  mencoba kamera menjelang malam. Namun, situasi tersebut justru membuat kami bisa merasakan kekuatan kamera yang bobotnya - sudah lengkap dengan lensa 16 mm, baterai, dan kartu memori - kurang dari 355 gram ini.

Saat digunakan untuk memotret Tugu Tani di waktu senja, hasil jepretannya sangat menawan. Cukup dengan mode pemotretan intelligent Auto (iA), sistem metering yang terdiri dari 49 segmen honeycomb pada kamera tersebut mampu melakukan kalkulasi eksposur dengan akurat. Padahal, situasi mix-lighting seperti ini sering mendatangkan masalah bagi pemula. Dengan kenyataan se­perti ini, memakai NEX-C3 menjadi terasa lebih menyenangkan.

Hasil Foto Menggunakan Sony NEX-C3

Yang tidak kalah meyakinkan adalah kemampuannya dalam reproduksi warna. Sekali lagi, kemampuan auto white balance kamera ini bisa dikatakan hampir sempurna. Walaupun tersedia feature untuk menyimpan gambar dalam format RAW, sepertinya Anda cukup menyimpan hasilnya dalam format JPEG saja. Walaupun sumber cahayanya kompleks, Sony NEX-C3 tetap mampu merekam gambar dengan tonal warna yang terang de­ngan saturasi yang cukup akurat. Foto-foto warna  yang dihasilkan kamera ini memiliki tonal yang hidup dan dinamis.

Dalam kesempatan ini, kami mengguna­kan lensa Sony E 18-55 mm f /3.5-5.6 OSS dan Sony E 16 mm f/2.8 sekaligus. Secara umum, gambar yang dihasilkan NEX-C3 dengan kedua lensa tersebut memiliki tingkat ketajaman tinggi. Hal ini membuktikan lensa E-mount memiliki kualitas optik yang baik.

Namun, yang membuat kami terkesan sampai sekarang justru pada hasilnya saat dipakai di kondisi minim cahaya. Sekali lagi, hasil pemotretan di Tugu Tani dalam situasi “blue hour” menjadi buktinya. Gambar yang diambil dengan ISO 800 memiliki detail yang sangat baik. Ketajamannya mengesankan. Noise yang muncul di ISO 800 pun masih rendah. Di situasi lain, saat kamera ini dipakai di ISO 1600,  noise yang muncul juga belum terlalu tinggi. Gambar yang diambil dengan ISO 3200 masih bisa digunakan.

Hasil Foto Menggunakan Sony NEX-C3

Resolusi Video 720P

Tidak mau ketinggalan dengan kamera lain di kelasnya, Sony melengkapi kamera ini de­ngan 11 picture efect untuk membuat hasil akhir gambar menjadi lebih unik. Efek ini dapat dipilih dari mode pemotretan dengan mudah. Yang membedakan, feature picture effect pada Sony NEX-C3 dapat bekerja dengan cepat.

Yang sedikit membingungkan, Sony masih memasang feature video beresolusi 1280 x 720 Pixel pada kamera ini. Tertinggal dibanding para kompetitornya yang sudah membawa feature video 1080P. Walaupun resolusinya lebih kecil, namun kualitas rekaman video kamera yang sudah menggunakan mikropon stereo ini sudah cukup memuaskan. Untuk meningkatkan kualitas rekaman suaranya sehingga videonya makin nyaman digunakan, Sony menyediakan mikropon eksternal seri ECM-SST1 sebagai aksesori tambahan.

Untuk menikmati semua hasil bidikan, Sony memberi sensasi berupa layar LCD 3,0 inci beresolusi 921.600 Pixel. Dengan resolusi setinggi ini, tampilan gambar memiliki detail yang benar-benar tajam. Kualitas layar tersebut sangat terasa pada saat kita memeriksa tingkat ketajamannya lewat pembesaran.

Fungsi LCD makin meningkat berkat a­danya engsel untuk merotasi posisi­nya secara vertikal. Walaupun hanya bisa dirotasi 1350, feature ini membuat NEX-C3 dapat digunakan untuk memotret dari posisi low-angle maupun high-angle dengan mudah.  Performa layar makin sempurna berkat teknologi TruBlack. Teknologi tersebut  membuat tampilan gambar LCD masih bisa dilihat de­ngan baik dari kemiringan sekitar 650.

Walaupun memiliki mode pemotretan lengkap, kamera yang menjadi pelopor mode Sweep Panorama ini sangat andal saat dipakai di mode otomatisnya. Mode intelligent Auto (iA) NEX-C3 bekerja dengan cerdas. Saat kami mengguna­kan mode ini baik di luar ruangan maupun di dalam ruangan, hasil-hasilnya mengesankan. Mengingat pengaturan mode pemotretan dan parameter kamera harus masuk dulu ke Menu, pemula yang tidak terlalu paham teknis kamera pasti akan sangat menyukai mode otomatisnya.

Di mode intelligent Auto (iA), feature Face Detection dan AF Tracking mampu mengenali dan mengikuti titik fokus dengan cepat. Dalam satu frame, beberapa wajah dapat dikenali sekaligus. Setelah itu, fokus dan eksposur ditentukan dengan hasil optimal. Wajah pun tidak harus menghadap langsung ke kamera, dari arah samping pun masih dikenali.

Secara keseluruhan, kecepatan autofokus memang cepat. Termasuk di situasi minim cahaya. Untuk merekam momen-momen penting serta aksi, kecepatan kamera ini cukup andal. Mengingat ukurannya yang kecil, membawa NEX-C3 terasa sangat menyenangkan. Kualitas gambar sangat baik, kecepatan autofokusnya pun mengejutkan.

 

Penulis: Sri Sadono, CFVD

Sumber: CHIP Foto Video Digital 12/2011